Home Berita Pilihan Tiga Kebijakan Baru Pemerintah Terkait Subsidi BBM

Tiga Kebijakan Baru Pemerintah Terkait Subsidi BBM

SHARE
Antrian di SPBU (foto: setianews.com)
Antrian di SPBU (foto: setianews.com)

Turunnya harga minyak mentah dunia mengakibatkan pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan baru terkait harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan ini berlaku per 1 Januari 2015.

Ada tiga kebijakan baru yang diberlakukan pemerintah. Yang pertama, solar tetap disubsidi Rp. 1000/liter. Harga solar kini turun menjadi Rp 7.250/liter dari sebelumnya Rp 7.500/liter. Sementara itu, harga minyak tanah tetap Rp 2.500/liter.

Bensin RON 88 atau premium, yang merupakan BBM khusus penugasan, masuk kategori kedua kebijakan baru tersebut. Subsidi yang diberikan sebesar Rp 1.000/liter untuk wilayah di luar Jawa, Madura dan Bali (Jamali) sehingga harga sekarang berlaku Rp 7.600/liter.

Kategori terakhir adalah BBM umum nonsubsidi. BBM jenis ini harganya mengacu pada Indonesia Crude Price (ICP). Saat berita ini ditulis, ICP sekitar US$ 60 per barel dengan kurs Rp 12.380/USD. Termasuk di dalam kategori ini adalah premium dengan harga Rp 7.600/liter atau turun Rp 900 dari sebelumnya Rp 8.500/liter.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan pemerintah dapat mengalokasikan dana subsidi untuk pembangunan infrastruktur, pengembangan, dan restrukturisasi industri. Dampak yang diharapkan adalah terciptanya lapangan pekerjaan sehingga mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.