Home Berita Pilihan CEO AirAsia Kritik Media Malaysia

CEO AirAsia Kritik Media Malaysia

SHARE
CEO AirAsia Mengklarifikasi Pernyataan Media Malaysia (foto: tempo.co)
CEO AirAsia Mengklarifikasi Pernyataan Media Malaysia (foto: tempo.co)

Jakarta – Tony Fernandes, CEO AirAsia, menganggap headline salah satu media Malaysia tidak benar. Media tersebut melaporkan bahwa AirAsia QZ7633 rute Surabaya-Bandung gagal terbang pada Sabtu, 3 Januari 2015 karena kegagalan mesin Auxiliary Power Unit (APU). APU berfungsi untuk mengecek adanya daya bagi sistem elektrik dan pneumatic saat pesawat berada di darat dan sebelum mesin utama menyala.

Menurut Sunu Widyatmoko, Presiden Direktur AirAsia Indonesia, QZ7633 mengalami kendala teknis sehingga pilot membawa pesawat kembali untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Pesawat jenis Airbus A320-200 tersebut mengangkut 161 penumpang.

Tanpa memberikan keterangan lebih lanjut, Tony mengungkapkan bahwa prioritasnya saat ini adalah pada pencarian AirAsia QZ8501. Insiden hilangnya QZ8501 terjadi pada 28 Desember 2014. Hingga saat ini, seperti dilansir dari detik.com, telah ditemukan 34 jenazah penumpang dan 9 di antaranya telah berhasil diidentifikasi.