Home Berita Pilihan Ijin Hantu Sangsikan Dunia Akan Keselamatan Penerbangan di Indonesia

Ijin Hantu Sangsikan Dunia Akan Keselamatan Penerbangan di Indonesia

SHARE
AirAsia (foto: wikipedia.org)
AirAsia (foto: wikipedia.org)

Jakarta – Kementrian Perhubungan (Kemenhub) diduga mengeluarkan “ijin hantu” untuk AirAsia QZ8501 yang jatuh 10 hari lalu di Selat Karimata. Dengan adanya dugaan tersebut, masyarakat menilai bahwa keamanan penerbangan di wilayah Indonesia belum terjamin.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan diminta segera mencari siapa yang menerbitkan “ijin hantu” tersebut. Pengamat penerbangan Alvin Lie, seperti dilansir dari detik.com, Selasa (6/1), mengusulkan Jonan untuk “cuci gudang” oknum Kemenhum.

Meskipun dikritik, Jonan telah memerintahkan audit investigatif terhadap proses perijinan perubahan jadwal AirAsia di Dirjen Perhubungan Udara. Audit tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi proses perijinan di lembaga tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa rute AirAsia QZ5801 berubah dari hari Senin, Selasa, Kamis, Sabtu menjadi Senin, Rabu, Jumat, Minggu tanpa sepengetahuan Dirjen Perhubungan Udara.

Tak hanya soal kredibilitas Kemenhub dan keamanan penerbangan Indonesia, ijin hantu ini juga membuat pihak keluarga korban sangsi bahwa mereka akan bisa mengklaim asuransi. Untungnya, selama para penumpang membeli tiket resmi, seluruh perusahaan asuransi yang terlibat tetap akan membayarkan klaim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here