Home Berita Pilihan Putusan Pansus Angket DPRD DKI Jakarta: Ahok Bersalah

Putusan Pansus Angket DPRD DKI Jakarta: Ahok Bersalah

SHARE
Basuki Tjahaja Purnama (foto: lensaindonesia.com)
Basuki Tjahaja Purnama (foto: lensaindonesia.com)

Jakarta – Panitia Khusus Hak Angket DPRD DKI Jakarta menyerahkan laporan setebal 32 halaman perihal hasil penyelidikan mereka terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada Pimpinan DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4) sore. Laporan itu diserahkan Ketua Pansus Mohamad “Ongen” Sangaji kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Dalam laporan yang diserahkan saat Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta itu, pansus mengelaborasi bahwa secara yuridis, tindakan Ahok menyampaikan RAPBD 2015 yang bukan hasil pembahasan dengan DPRD merupakan tindakan melawan hukum. Maka kemudian, panitia angket mengusulkan kepada pimpinan untuk menindaklanjuti pelanggaran yang telah dilakukan Gubernur.

Selain mengajukan RAPBD DKI Jakarta yang bukan hasil pembahasan dengan DPRD pada (4/2) lalu, Ahok juga dipandang telah sengaja mengabaikan wewenang dan fungsi DPRD dalam rangka pengajuan usulan RAPBD sesuai Pasal 20 ayat 3 dan 5 Undang-Undang No. 11 tahun 2003.

Tidak hanya pelanggaran saat menyerahkan RAPBD, pansus hak angket juga mendakwa Ahok melanggar etika dalam melaksanakan kebijakan dan menyebarkan beberapa fitnah terhadap institusi serta anggota DPRD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here