Home Peristiwa Hukum dan Kriminalitas CC4 yang Ditemukan di LP Cipinang Dipesan dari Belanda

CC4 yang Ditemukan di LP Cipinang Dipesan dari Belanda

SHARE
(foto: Tempo)
(foto: Tempo)

Jakarta – Freddy Budiman, terpidana mati kasus narkoba, dinyatakan sebagai otak dari jaringan peredaran narkotika jenis CC4 oleh Kabag Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto. Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan singkat pada Minggu (12/4).

Mabes Polri membawa Freddy dari Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Jawa Tengah, menuju ke Jakarta untuk diperiksa. Menurut Rikwanto, Freddy memesan narkoba mirip prangko tersebut dari Belanda.

“Freddy punya jaringan di Belanda,” ujar Rikwanto, dilansir Tempo.

Selain Freddy, tiga narapidana dari LP Narkotika Cipinang dan Rumah Tahanan Salemba juga dibawa. Ketiga terpidana tersebut disebut Rikwanto sebagai rekan bisnis narkoba Freddy.

Selain 120 lembar CC4, polisi menyita alat komunikasi berupa ponsel dan laptop dari kamar seorang narapidana di LP Cipinang. CC4 adalah jenis narkoba baru dari rumpun LSD.

Sebenarnya, CC4 bukanlah barang baru di dunia medis. Obat ini dirancang untuk mengobati ketergantungan seseorang terhadap nikotin. CC4 sudah diteliti sejak 1960.

Menurut Peneliti Senior Badan Narkotika Nasional, Kombes Mufti Djusnir, Jumat (10/4), CC4 baru populer tahun 2006. Obat yang dalam dunia farmakologi disebut cyt itu selain memberhentikan ketergantungan terhadap nikotin juga membuat pengguna menjadi sangat enerjik.

Adanya peningkatan aliran darah ke jantung juga meningkatkan tensi darah. Pengguna akan mengalami gangguan psikis hingga berujung depresi.

“Mereka berhalusinasi dan punya kecenderungan bunuh diri,” kata Mufti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here