Home Berita Pilihan Sabda Raja : Sultan Tutup Diri Soal Konflik Internal Keraton Yogyakarta

Sabda Raja : Sultan Tutup Diri Soal Konflik Internal Keraton Yogyakarta

SHARE
Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan) [foto: Antara]
Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan) [foto: Antara]

Bantul – Terkait Sabda Raja oleh Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat keluar beberapa hari lalu, Sultan Hamengku Buwono X tidak berkenan berkomentar. Saat ini, dikabarkan terjadi perselisihan di internal keluarga Keraton.

Sultan tak mau banyak komentar ketika ditanyai wartawan setelah meninjau hutan lindung pinus di Desa Mangunan Kabupaten Bantul, Kamis (7/5). Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ini berdalih tidak tahu menahu soal konflik dan alasan sikap adik-adiknya yang tidak setuju dengan Sabda Raja tersebut.

Diakui Sultan, Sabda Raja itu pasti akan menimbulkan pro-kontra. Hal ini telah disampaikannya saat berada di Gunung Kidul. Dia pun sudah menduga masyarakat pasti banyak yang meminta klarifikasi terkait Sabda Raja yang sudah dua kali dikeluarkannya.

Meskipun begitu, dia menegaskan bahwa lima poin Sabda Raja yang dimuat media massa tidak sesuai dengan apa yang dikemukakannya pada (30/4).

“Yang dimuat di media tentang lima poin itu salah semua,” kata Sultan, dilansir okezone.

Dia juga menyayangkan sikap adik-adiknya yang telah berkomentar padahal tidak ikut dalam pengucapan Sabda Raja tersebut.

“Mereka diundang dua kali tidak hadir, bagaimana mereka tahu,” ucapnya.

Menurut Sultan, polemik ini meluas karena adik-adiknya terlalu banyak berspekulasi. Dia berharap adik-adiknya itu mengacu pada falsafah Jawa dalam membaca situasi, yaitu menggunakan perasaan bukan pikiran.

“Adik-adik itu jangan hanya menggunakan ini (menunjuk kepala), harus menggunakan ini (memegang dada). Kalau baca menggunakan ini (menunjuk kepala) mesti kleru, maka seharusnya menggunakan ini (kembali menunjuk dada),” ucapnya.

“Orang Jawa itu tidak pernah berbicara mbok kita berpikir tetapi mbok kita menggalih (tetap menggunakan hati),” paparnya.

Isi Sabda Raja itu sendiri hanya diberitahukan kepada Pemerintah.