Home Dunia Asia Pasifik Gempa Nepal Geser Posisi Gunung Everest

Gempa Nepal Geser Posisi Gunung Everest

SHARE
Gunung Everest (foto: thousandwonders.net)
Gunung Everest (foto: thousandwonders.net)

Lhasa – Gempa bumi 7,8 Skala Richter yang terjadi di Nepal pada (25/4) lalu sangatlah dahsyat. Gempat tersebut menewaskan lebih dari 8.500 orang. Bukan hanya menelan korban jiwa, gempa tersebut sanggup menggeser gunung darat tertinggi di dunia, Gunung Everest.

Dilaporkan oleh Badan Administrasi Nasional Bidang Survei, Pemetaan, dan Geoinformasi setempat pada Senin (15/6), Gunung Everest bergeser sejauh 40 sentimeter ke arah Timur Laut selama 10 tahun terakhir dan tingginya bertambah sebanyak tiga sentimeter.

Lebih lanjut, para pengamat dari badan administrasi tersebut menemukan bahwa Gunung Everest bergeser sejauh tiga sentimeter ke arah Barat Daya sesaat setelah Gempa Nepal. Sementara ketinggiannya tidak berubah.

Catatan pergeseran Gunung Everest tersebut dianggap signifikan karena antara tahun 2005 hingga 2015 gunung tersebut hanya bergeser rata-rata sekitar empat sentimeter setiap tahunnya. Pergeseran tersebut disebabkan karena adanya gerakan kerak bumi.

Badan administrasi memasang sebuah sistem monitoring satelit di Gunung Everest pada tahun 2005. Setelah dipasang, pengamat mulai mengamati gerakan gunung tersebut. Lokasi gunung berada pada sabuk tumbukan antara Lempeng India dan Eurasia. Di sabuk tersebut, gerakan kerak bumi tergolong aktif. Menurut para ahli, perubahan geografis di area tersebut besar pengaruhnya terhadap iklim, lingkungan, dan ekologi dari Asia Timur dan Asia Selatan.