Home Peristiwa Bencana Alam BNPB Minta Pemerintah Data Tempat Wisata Rawan Bencana

BNPB Minta Pemerintah Data Tempat Wisata Rawan Bencana

SHARE
Pantai Sadranan (foto: gunungkidulonline)
Pantai Sadranan (foto: gunungkidulonline)

Jakarta – Menjelang hari raya Idul Fitri, biasanya banyak masyarakat yang mengunjungi tempat wisata. Untuk mengatasi kejadian serupa dengan tebing ambrol di Pantai Sadranan, Yogyakarta, yang memakan korban terulang kembali, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta Pemerintah Daerah mengindentifikasi daerah-daerah rawan bencana, terutama tempat wisata.

Saat ini, BNPB tidak memiliki data tempat wisata yang rawan bencana. Oleh karena itu, dia mengajak dinas pariwisata dan instansi terkait untuk melakukan identifikasi.

Menurut Sutopo, banyak titik wisata di wilayah Pantai Selatan Jawa yang mempunyai tebing kapur serupa dengan Pantai Sadranan. Di antaranya, lokasi wisata di Pacitan dan Wonogiri.

Lokasi-lokasi tempat wisata yang berkarakter sama dengan tebing Pantai Sadranan perlu diwaspadai. Kemungkinan tebing di kawasan pantai rapuh sehingga dapat ambrol. Padahal, wisatawan biasanya berteduh di bawah tebing ketika berwisata ke pantai.

Sutopo mengatakan, penandaan lokasi rawan bencana ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan para wisatawan. Dia juga memberikan alternatif solusi kepada petugas. Pertama, memasang tanda peringatan atau tanda bahaya. Kedua, menambah petugas pengawas.

“Kita harus bisa belajar dari peristiwa di Pantai Sadranan,” kata Sutopo, Kamis (18/6), dilansir Tempo.