Home Berita Pilihan Sulit Air, Warga Tangerang Mandi Pakai Air Galon

Sulit Air, Warga Tangerang Mandi Pakai Air Galon

SHARE
(foto: Antara)
(foto: Antara)

Tangerang – PDAM Kabupaten Tangerang dan PDAM Kota Tangerang sedang mengalami penurunan produksi air. Warga terpaksa membeli air galonan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Dari tadi pagi air bersih di rumah mati. Sekomplek tak mengalir semua airnya,” kata Meryaweni Agustina (21), warga Perumahan Griya Sangiang Mas, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Priyuk, Kota Tangerang, Selasa (11/8), dilansir Metrotvnews.

Warga membeli air isi ulang dan menampungnya di bak mandi. Beberapa warga menggunakan air galonan untuk mandi.

Warga Perumahan Citra Prima 2 Kelurahan Muncul, Tangerang Selatan, Suharno, mengatakan bahwa air di rumahnya telah kering sejak Juni. Dia khawatir jika kekeringan terus melanda dia bakal mandi dengan air lumpur.

Warga Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Pramita Noegroho, memanfaatkan air tanah sebuah Gelanggang Olah Raga untuk kebutuhan sehari-hari.

Kelangkaan air ini diakui oleh PDAM setempat. Sungai Cisadane yang menjadi sumber air mengering karena kemarau.

Selain kekeringan, bocornya Pintu Air Sepuluh Cisadane juga menjadi penyebab berhentinya pasokan air PDAM. Air baku yang ada di bak penampungan mengalir ke arah laut.

Pihak PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang memutuskan untuk menggilir distribusi air untuk pelanggan. Dalam situs resminya, mereka mencantumkan jadwal distribusi air pelanggan.

“Pukul 20.00 – Pukul 04.00 WIB untuk wilayah Kabupaten Tangerang. Pukul 04.00 – Pukul 15.00 WIB untuk wilayah Kota Tangerang,” dilansir dari situs PDAM TKR kabupaten Tangerang, Selasa (11/8).

Diharapkan para pelanggan dapat menampung air dalam waktu yang telah ditentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here