Home Berita Pilihan Setelah Pedagang Sapi, Giliran Pedagang Ayam Mogok Jualan

Setelah Pedagang Sapi, Giliran Pedagang Ayam Mogok Jualan

SHARE
Ilustrasi (foto: www.johnsmeatco.ie)
Ilustrasi (foto: www.johnsmeatco.ie)

Bogor – Anggota Asosiasi Pedagang Ayam Bogor Raya memutuskan untuk mogok berjualan di seluruh pasar tradisional di Kota dan Kabupaten Bogor selama tiga hari. Sebagian besar warga Bogor pun mengeluh karena daging ayam hilang di pasaran.

Mogoknya para pedagang daging ayam disebabkan karena harga ayam semakin melonjak. Bahkan, harga ayam menyentuh level termahal dalam 10 tahun terakhir.

Sonny Listen, Ketua Asosiasi Pedagang Ayam Bogor Raya, mengatakan bahwa aksi mogok berjualan ini dimulai bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-70 RI. Saat ini, harga ayam mencapai Rp 42.000/kg.

“Mulai tanggal 17 Agustus hingga tiga hari mendatang kami, semua tukang potong dan penjual daging ayam di semua pasar Kota dan Kabupaten Bogor, tidak berjualan,” kata Sonny, dilansir Tempo.

Kenaikan harga ayam diduga karena ada permainan peternak ayam skala perusahaan besar (PT). Jadi, kenaikan harga bukan karena kelangkaan pasokan atau naiknya harga pakan.

“Memang di peternak mandiri ayam sudah mulai langka. Namun di perusahaan peternakan besar (PT) pasokan ayam sangat banyak. Tapi mereka malah terus berupaya menaikkan harganya,” kata dia.

Sonny mengatakan, PT mengetahui bahwa peternak ayam mandiri tidak mempunyai stok ayam setelah Lebaran. Biasanya, peternak tidak mau memelihara dan membesarkan ayam untuk stok setelah Lebaran dikarenakan harga ayam akan turun drastis setelah Lebaran. Hal itu berdasarkan pengalaman 10 tahun terakhir.

Harga ayam hidup di peternak berada di kisaran Rp 23-25 ribu/kg untuk ayam berukuran besar dan Rp 27-29 ribu/kg untuk ayam kecil. Harga jual daging ayam menjadi Rp 38-42ribu/kg.

Menurut data yang dimiliki Sonny, pedagang daging ayam di Kota Bogor berjumlah 320 orang. Pedagang daging ayam di Kabupaten Bogor 5000 orang dengan jumlah pemotong 500 lokasi.

“Sementara kebutuhan daging ayam untuk Kota dan Kabupaten Bogor setiap hari sebanyak 150 ribu ekor,” kata dia.