Home Berita Pilihan BNN Temukan Permen Bernarkoba di Bogor

BNN Temukan Permen Bernarkoba di Bogor

SHARE
Ilustrasi (foto: techbuffalo)
Ilustrasi (foto: techbuffalo)

Bandung – Badan Narkotika Nasional menemukan permen lolipop berkomposisi campuran ganja dan sabu-sabu di Kabupaten Bogor. Diduga para pengedar narkoba menggunakan cara ini untuk menghindari aparat sekaligus mengedarkan barang terlarang ini di kalangan pelajar.

“Jenis ini diduga sudah beredar di Bogor, kami masih melakukan penelusuran,” ujar Kepala BNN Kabupaten Bogor, Nugraha Setia Budi, kepada Radar Bogor (Grup JawaPos), Kamis (20/8).

Permen gagang berlabel Cannabis diduga mengandung ganja. Sedangkan, tiga permen berjenis lolipop warna-warni diduga mengandung bahan pembuat sabu-sabu.

Nugraha mengatakan, masyarakat terutama orang tua harus mewaspadai modus pengedar narkoba itu. Namun, diakui memang sulit membedakan permen yang mengandung narkoba dengan yang tidak.

Hal tersebut bisa dilacak dari perubahan sikap anak. Jika anak menjadi pendiam dan boros saat jajan, bisa jadi dia telah memakan permen narkoba. Parahnya, anak bisa melakukan apa saja termasuk pencurian untuk mendapatkan narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNN Kota Bandung, Yeni Siti Saodah, mengatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandung utnuk mengambil sampel beberapa permen yang diduga bernarkoba.

“Perlu ada uji laboratorium untuk mengetahui permen itu mengandung narkoba atau tidak. Kita bisa mengetahui setelah melihat efeknya dari pengkonsumsi permen tersebut. Bila permennya mengandung ganja efeknya bisa halusinasi, biasanya pengkonsumsi akan lebih malas dan sering gelisah,” katanya.

Untuk mencegah anak-anak narkoba jenis permen, guru harus mengarahkan anak didik untuk membeli jajanan yang sudah terdaftar BPOM. Selain itu, guru dan orang tua murid harus melapor apabila ada pedagang asing di sekitar sekolah yang menjual permen lolipop tersebut.