Home Dunia Asia Pasifik Jalur Pendakian Everest Dibuka Pertama Kalinya Setelah Gempa Nepal

Jalur Pendakian Everest Dibuka Pertama Kalinya Setelah Gempa Nepal

SHARE
Gunung Everest (foto: himalayamasala.com)
Gunung Everest (foto: himalayamasala.com)

Kathmandu – Jalur pendakian Gunung Everest di Nepal untuk pertama kalinya dibuka setelah peristiwa gempa Nepal yang menewaskan 8.900 orang pada April lalu. Nobukazu Kuriki adalah warga negara Jepang yang akan pertama kali mendaki gunung darat tertinggi di dunia itu pada musim gugur bulan depan.

Rute yang akan dilalui Nobukazu adalah rute Southeast Ridge. Rute tersebut merupakan jalur yang ditemukan oleh Sir Edmund Hillary dan Sherpa Tenzing Norgay pada 1953.

Waktu yang dipilih oleh Nobukazu sebenarnya merupakan waktu yang berbahaya, terkenal dengan cuaca dingin ekstrem dan periode matahari yang lebih pendek. Namun, dia sengaja memilih waktu tersebut untuk membantu pemerintah Nepal memasarkan kembali situs pendakian yang sempat lumpuh karena gempa.

Pemerintah Nepal mengapresiasi tindakan Nobukazu dan mendukung penuh dirinya.

“Kuriki mendaki pada di saat ada keraguan dunia mengenai keamanan di Nepal setelah gempa bumi. Ini akan menjadi contoh bagi turis lainnya untuk datang ke Nepal yang sudah aman untuk pendakian,” kata Menteri Pariwisata Nepal, Kripsaur Sherpa, dilansir CNN Indonesia.

Gempa Nepal membuat industri pariwisata negara tersebut ikut terguncang. Sekitar 500.000 warga Nepal di sekitar Himalaya menjadikan pariwisata sebagai mata pencaharian mereka. Pariwisata juga merupakan 4% GDP Nepal.

Pemerintah Nepal khawatir, tahun ini, turis yang datang akan turun sebanyak 40%. Untunglah, pemerintah Nepal telah mulai memberikan izin pendakian Everest kepada 13 turis asing selain Nobukazu.