Home Berita Pilihan Hujan Pertambah Jarak Pandang Wilayah Darurat Kabut Asap

Hujan Pertambah Jarak Pandang Wilayah Darurat Kabut Asap

SHARE
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan bahwa jarak pandang di sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimanta bertambah setelah hujan turun di kedua wilayah tersebut. Dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Pusat, Jumat (30/10), Sutopo melaporkan kondisi terakhir jarak pandang di beberapa kota.

Di Padang, jarak pandang kini meluas menjadi sejauh 1.500 meter dengan kondisi masih berasap. Kondisi masih berasap juga terjadi di Palembang, namun, dengan jarak pandang meluas hingga 800 meter. Sementara itu, jarak pandang di Pekanbaru sejauh 3.000 meter dan di Jambi sejauh 1.400 meter.

Di Pulau Kalimantan, khususnya Pontianak, jarak pandang mencapai 1.500 meter. Di wilayah lain, Ketapang, jarak pandang 8.000 meter dengan kondisi berawan. Di kota Palangka Raya, jarak pandang sejauh 1.200 meter kondisi masih berasap. Terakhir, di Banjarmasin, jarak pandang sejauh 2.500 meter kondisi berasap.

Dengan bertambahnya jarak pandang ini, bandara sudah mulai dibuka. Hujan diperkirakan akan kembali turun hingga empat hari ke depan. Sutopo berharap hujan dapat membantu proses pemadaman api kebakaran hutan.

“Ini disebut sebagai golden time, setelah itu akan masuk musim kering lagi,” kata Sutopo, dilansir Kompas.