Hari Ibu 2015: PNS Purwakarta Kini Dapat Jatah Cuti di Tanggal Kelahiran...

Hari Ibu 2015: PNS Purwakarta Kini Dapat Jatah Cuti di Tanggal Kelahiran Ibu

SHARE
Dedi Mulyadi (foto: Republika)
Dedi Mulyadi (foto: Republika)

Jakarta – Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat, memberikan hadiah khusus kepada para aparatur sipil negara di kota tersebut di Hari Ibu 2015 kemarin, Selasa (22/12). Mulai hari itu, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat mengambil cuti khusus di tanggal kelahiran ibu masing-masing.

Dedi tidak ingin Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember itu dijadikan seremoni belaka. Hari Ibu hendaknya benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghormati dan memuliakan sosok ibu.

“Islam mengajarkan, surga itu ada di bawah telapak kaki ibu. Jadi, peran ibu tidak tergantikan bagi setiap anak,” kata Dedi, dilansir Tempo.

Maka dari itu, untuk memuliakan dan memanjakan ibu, para PNS Purwakarta diberikan waktu dan ruang pada hari kelahiran ibu masing-masing. Bagi para PNS yang ibunya sudah meninggal, mereka bisa mempergunakan waktu cuti itu untuk berziarah ke makam.

Kebijakan “cuti sehari untuk ibu” itu dikuatkan dengan Perbup Nomor 463/Kep.1014-Ortala/2015 tentang Penetapan Hari Kelahiran Ibu Dari Seorang Aparatur Sipil Negara Sebagai Hari Libur Bagi Aparatur Sipil Negara. Peraturan tersebut mulai diberlakukan (22/12/2015).

Selain PNS, Dedi juga mengeluarkan Peraturan Bupati No. 463/Kep.1015-Disdikpora/2015 untuk mewajibkan sekolah negeri dan swasta memberikan hari libur pada para siswa di hari kelahiran ibu masing-masing.

Dedi juga berencana menyurati Presiden RI Joko Widodo dan kementerian terkait agar PNS di seluruh Indonesia mendapatkan cuti di hari kelahiran ibu. Di kalangan PNS Purwakarta, kebijakan Dedi disambut baik.

“Buat kami, surprise,” kata Asep, pegawai Sekretariat Daerah Purwakarta.

Padil Karsoma, Sekda Kab. Purwakarta, telah menyiapkan data para pegawai dan kelahiran ibunya untuk mencegah penyalahgunaan izin cuti.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY