Home Berita Pilihan Patung Jenderal Soedirman Tiba-tiba Roboh, Warga Purbalingga Kaget

Patung Jenderal Soedirman Tiba-tiba Roboh, Warga Purbalingga Kaget

SHARE
Patung Jenderal Soedirman (foto: Tribunnews)
Patung Jenderal Soedirman (foto: Tribunnews)

Purbalingga – Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman di Perempatan Jalan Mayjen Sungkono, Kabupaten Purbalingga tiba-tiba roboh. Kejadian ini mengagetkan pengguna jalan yang sedang melintas. Padahal, saat kejadian, tidak ada angin maupun hujan. Untung saja, tidak ada warga yang sedang melintas di dekat bunderan sehingga tidak ada korban.

Budi Suharso, seorang pengendara, melihat kejadian tersebut. Saat itu, dia sedang berhenti menunggu lampu merah.

“Kalau tidak lampu merah pasti ada yang kena,” kata Budi, Minggu (3/1), dilansir Liputan6.

Patung Jenderal Soedirman yang roboh itu sempat menghalangi jalan raya sebab jatuh ke arah barat sehingga menutupi jalan. Patung setinggi 10,40 meter itu diresmikan pada (31/12/2004) oleh Bupati Triyono Budi Sasongko.

Pembuat patung adalah seorang perupa bernama Azmir. Pada saat pembuatannya, patung Jenderal Soedirman itu sempat mengundang kontroversi karena pembangunannya menelan dana Rp 270 juta dari APBD Perubahan.

Kepala Seksi Pertamanan Dinas Cipta Karya Purbalingga, Tri Nuryanto, mengatakan bahwa saat patung roboh, cuaca sedang bagus. Dia juga mengungkapkan bahwa patung selalu dibersihkan dan dicat ulang tiap bulan Maret. Sebab, penilaian adipura kencana sering dilakukan pada bulan April. Menurut laporan yang diterimanya, tidak ditemukan tanda-tanda kerusakan patung saat dicat ulang pada Maret 2015.

“Jadi, belum diketahui penyebab robohnya patung,” kata Tri.

Menanggapi robohnya patung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Purbalingga, Sigit Subroto, mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan besar akan memperbaiki patung, tetapi tidak dalam waktu dekat. Perbaikan patung harus menunggu dana dari APBD Perubahan yang harus diusulkan terlebih dahulu. Selain itu, pihaknya harus berkonsultasi dulu dengan seniman Azmir di Jakarta.

“Apakah patung itu bisa diperbaiki atau harus dibuat dari awal atau baru, sebab ini menyangkut karya seni,” katanya.