Home Berita Pilihan Pemburu Incar Harimau Sumatra, Populasi Binatang Loreng Tersebut Terus Menurun

Pemburu Incar Harimau Sumatra, Populasi Binatang Loreng Tersebut Terus Menurun

SHARE
Harimau Sumatra (foto: gawker media)
Harimau Sumatra (foto: gawker media)

Bengkulu – Kepala Seksi Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) Wilayah IV Bengkulu dan Sumatra Selatan, M. Mafhud, mengatakan bahwa jumlah populasi harimau Sumatra tinggal 150 ekor di tahun 2014 dan terus berkurang. Sebabnya, masyarakat setempat terus memburu binatang bernama Latin Panthera tigris sumatrae itu.

Masyarakat sering memburu harimau Sumatra di wilayah TNKS dan hutan lindung di Bengkulu. Petugas masih sering menemukan jerat seling di kedua hutan itu. Masyarakat menjerat harimau untuk diambil kulitnya karena harga kulit harimau cukup mahal.

Pihak TNKS Wilayah IV Bengkulu pun melakukan operasi rutin untuk mencegah masyarakat memasang jerat harimau. Masyarakat yang tertangkap tangan sedang memasang jerat harimau pun langsung diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pada tahun 2016 ini, Mahfud dkk. akan melakukan perbaikan ekosistem hutan TNKS yang luasnya mencapai 15 hektare itu. Mereka akan menanam beberapa jenis flora endemik agar satwa langka kembali menjadikan hutan tersebut sebagai tempat tinggal. Mereka mencegah harimau Sumatra dan satwa-satwa langka lainnya mencari makanan di perkampungan warga.

“Sekarang sering kali harimau sumatera masuk ke perkampung warga mencari makan, akibatnya aktivitas warga jadi terganggu. Ini terjadi karena hutan yang menjadi habitat mereka rusak dirambah masyarakat,” ujarnya, dilansir Berita Satu.