Home Berita Pilihan Majalah Satir Charlie Heboh Dianggap Menistakan Agama, Polisi : Kami Tunggu Laporan...

Majalah Satir Charlie Heboh Dianggap Menistakan Agama, Polisi : Kami Tunggu Laporan Anda

SHARE
Charlie Heboh
Charlie Heboh

Jakarta – Majalah karikatur satir Charlie Heboh telah disebarkan ke beberapa titik di Jakarta. Melalui laman Facebook, sang pembuatnya mengaku telah menaruh beberapa sample di toko-toko buku terkemuka.

“Silakan memburu edisi perdana kami dan membaca isi di dalamnya sebelum meluapkan amarah,” tulis akun tersebut pada Minggu (3/4).

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyatakan bahwa kebebasan pendapat tidak boleh dijadikan dalih pembenar untuk tindakan-tindakan apa pun yang menyebarkan kebencian dan menistakan agama. Lebih lanjut, dia meminta Polri untuk menindak tegas penerbit Charlie Heboh dan pengelola akun media sosial Charlie Heboh di Facebook.

“Protes dan bantahan untuk setiap tindakan penistaan perlu dilakukan dengan cara yang  baik dan elegan,” kata Lukman, dilansir CNN Indonesia.

Penyebaran majalah satir itu ditanggapi oleh Penyidik Bareskrim Polri. Polisi sedang mempelajari dugaan penistaan agama yang dilakukan Charlie Heboh.

Kombes Agung Setya, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memblokir akun penyebar konten Charlie Heboh.

“Kami dengar ada kelompok petisi yang akan melaporkan. Kalau mau melapor, kami tunggu,” kata Agung.