Home Berita Pilihan Pemerintah Kaji Wacana Rokok Sebungkus Rp50 ribu

Pemerintah Kaji Wacana Rokok Sebungkus Rp50 ribu

SHARE
Ilustrasi cukai rokok (foto: kabarkudus.com)
Ilustrasi cukai rokok (foto: kabarkudus.com)

Jakarta – Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Suahasil Nazara, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/8) mengatakan bahwa pemerintah mendengarkan usulan harga kenaikan rokok menjadi Rp50.000,00/bungkus.

“Cukai rokok belum kami diskusikan lagi, tapi kami kan biasanya setiap tahun ada penyesuaian tarif cukainya,” kata Suahazil, dilansir Kompas.

Murahnya harga rokok, yaitu di bawah Rp20.000,00/bungkus, dinlai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia. Orang-orang kurang mampu dan anak-anak sekolah dengan mudah membeli rokok.

Menurut hasil studi Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany dkk., perokok akan berhenti merokok jika harga sebungkus rokok dinaikkan dua kali lipat. Sebanyak 72% dari seribu orang mengaku akan berhenti merokok jika harganya di atas Rp50.000,00 /bungkus.

Pemerintah mengatakan, cukai rokok selalu ditinjau ulang setiap tahun. Indikator pertimbangan cukai rokok antara lain permintaan rokok, perkembangan industri rokok, dan kondisi ekonomi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here