Home Berita Pilihan Harga Rokok Naik, Warga Palembang Stok 220 Bungkus

Harga Rokok Naik, Warga Palembang Stok 220 Bungkus

SHARE
Ilustrasi Rokok (foto: Tempo)
Ilustrasi Rokok (foto: Tempo)

Palembang – Seorang pekerja swasta bernama Adi (38) memborong 220 bungkus rokok kesayangannya dari agennya langsung. Hal ini dia lakukan demi mengantisipasi wacana kenaikan harga rokok hingga Rp50.000,00 per bungkus.

Warga Jalan DI Panjaitan Plaju, Palembang, itu membeli 22 slop rokok jenis Sampoerna putih. Total satu bungkus rokok berisi 12 batang rokok. Berarti, Adi telah menstok 2.640 batang rokok.

“Kabarnya rokok akan segera naik. Harganya bisa jadi Rp 50.000 sebungkus. Jadi saya buru-buru menyetok sebelum harganya bakal melambung tinggi,” ujarnya, Minggu (21/8), dilansir Kompas.

Dengan menyetok rokok sebanyak itu, Adi mengaku tidak khawatir jika wacana kenaikan harga rokok jadi diberlakukan. Dia berjanji akan lebih mengirit rokok jika harganya benar-benar naik di masa yang akan datang.

Sementara itu, Muslim, warga Jakabaring, memborong rokok karena latah melihat masyarakat lainnya menyerbu agen dan minimarket untuk membeli rokok.

“Harga sudah Rp 50.000. Jadi kita tegaskan kepada rekan-rekan kalau harga rokok mahal, jadi tidak minta sembarangan lagi,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here