Home Berita Pilihan Wali Kota Cimahi, Atty Suharty Tochija, Ditangkap KPK

Wali Kota Cimahi, Atty Suharty Tochija, Ditangkap KPK

SHARE
Atty Suharty Tochija
Atty Suharty Tochija

Jakarta – Wali Kota Cimahi nonaktif, Atty Suharti Tochija, dan suaminya, Itoc Tochija, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (1/12), sekitar pukul 23.00 WIB. Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut dilakukan di kediaman pribadi mereka.

Kapolrestabes Bandung, Kompol Winarto, membenarkan kabar penangkapan Wali Kota Cimahi tersebut. KPK juga menggeledah rumah pribadi Atty hingga sampai pukul 06.00 WIB. Penggeledahan dikawal oleh Polsek setempat.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, di kantornya di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/12), menyatakan bahwa KPK telah menetapkan status Atty dan Itoc sebagai tersangka penerima suap.

Keduanya disangka menerima suap sebesar Rp500 juta berkaitan dengan sebuah proyek bernilai Rp57 miliar. Proyek tersebut adalah proyek ijon pembangunan tahap dua Pasar Atas Baru Cimahi.

“MIT harusnya menerima Rp 6 miliar dari kesepakatan antar mereka atas proyek tahap II Pasar Atas Baru. MIT sebagai suami AST yang juga mantan Wali Kota memberikan jabatan kepada pengganti, MIT masih turut kendalikan semua kebijakan pemerintah,” ucap Basaria, dilansir detikcom.

Keduanya disangka mendapatkan suap dari pengusaha atas nama Hendriza Soleh Gunadi dan Triswara Dhanu Brata. Kedua pengusaha tersebut ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Atty-Itoc dijerat dengan Pasal 12 huruf a dan atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here