Home Berita Pilihan Jalan Tol Sepanjang 240 Km Akan Hubungkan Padang-Pekanbaru

Jalan Tol Sepanjang 240 Km Akan Hubungkan Padang-Pekanbaru

SHARE
Ilustrasi tol (foto: Okezone)
Ilustrasi tol (foto: Okezone)

Padang – Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, di Padang, Kamis (26/1), mengatakan bahwa Pemerintah Daerah akan membangun jalan tol sepanjang 240 kilometer yang menghubungkan Kota Padang dan Kota Pekanbaru. Pembiayaan pembangunan jalan tol dibantu oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sebesar 400 juta Dolar Amerika Serikat. Jumlah tersebut setara dengan Rp5 triliun.

Irwan mengatakan, wacana pembangunan jalur sebenarnya sudah diungkapkan sebelumnya.

“Tetapi tidak ada investor. Sekarang, anggaran sudah ada. Kita dukung penuh karena  jalan ini akan menjadi salah satu urat nadi perekonomian Sumbar,” kata Irwan, dilansir Berita Satu.

Pembangunan jalan sudah mulai dilakukan dari Duku menuju Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman. Jalan sepanjang 27 kilometer dengan lebar 36 meter itu sedang dalam pengerasan.

Dinny Surya Kencana, Manager Senior Bidang Teknik Divisi Pengembangan Jalan Tol PT Hutama Karya, mengatakan bahwa jalan tersebut masuk dalam jalur Trans Sumatra yang panjangnya 1.415 kilometer. Pengerjaan jalan tol dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama pembangunan jalur tol adalah pembangunan jalur Padang-Sicincin sepanjang 27 kilometer. Selanjutnya, pembangunan dilanjutkan ke jalur Pekanbaru-Kampar sejauh 17 kilometer.

Jalur yang telah dibangun oleh Pemprov Sumbar, menurut Dinny, harus diserahkan terlebih dahulu kepada pemerintah pusat. Sebab, statusnya akan berubah menjadi jalan strategis nasional. Untuk membebaskan lahan, diperlukan bantuan dari APBN karena berstatus jalan strategis nasional. Lebar jalan juga perlu ditambah dari 37 meter menjadi 60 meter.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendukung pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru dengan cara membantu pembebasan tanah.

“Pada dasarnya masyarakat Padang Pariaman mendukung. Namun, kalau bisa kami meminta agar pada ruas jalan di daerah kami ada ‘rest area’,” ujar Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhartri Bur.

Suharti meminta waktu untuk menyosialisasikan perubahan status jalan dari jalan lingkar menjadi jalan tol kepada masyarakat. Saat ini,  banyak ruas jalan lain yang berhubungan dengan jalan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here