Home Berita Pilihan Dahlan Iskan Tak Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Kasus Korupsi Mobil Listrik

Dahlan Iskan Tak Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Kasus Korupsi Mobil Listrik

SHARE
Dahlan Iskan (foto: Antara)
Dahlan Iskan (foto: Antara)

Jakarta – Dahlan Islan mangkir dari panggilan pemeriksaan kasus dugaan korupsi pengadaan mobil listrik pada Senin (13/2). Mantan Menteri BUMN itu tidak memenuhi panggilan penyidik Jampidsus sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, M. Rum, di Jakarta.

Padahal, seharusnya, Jampidsus akan memeriksa Dahlan Iskan di Kejati Jawa Timur pada hari itu. Dahlan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

“Ya, benar sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata M. Rum, Jumat (10/2), dilansir Antara.

Dengan tidak hadirnya Dahlan Iskan pada pemeriksaan Senin kemarin, mantan Dirut PLN tersebut sudah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik.

Sebelumnya, Dahlan Iskan mengajukan praperadilan atas stasusnya sebagai tersangka kasus mobil listrik. Kuasa hukumnya, Agus Dwi Warsono, mengatakan bahwa pihaknya sudah mendaftarkan praperadilan di PN Jakarta Selatan, jumat (10/2).

Agus Dwi juga menyatakan bahwa alasan kliennya tidak hadir dalam pemeriksaan Senin dikarenakan sedang dalam masa pemulihan kesehatan. Selain itu, dia menilai Kejagung terlalu dini menetapkan Dahlan sebagai tersangka.

“Karena salinan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap belum diterim pak Dahlan sampai hari ini,” ungkapnya, dilansir Kompas.

Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka setelah putusan kasasi MA No. 1628K/Pidsus/2017 terbit. Nama Dahlan Iskan disebut dalam dakwaan primer terkait 16 unit pengadaan mobil listrik. Dalam kasus ini, dia berperan sebagai orang yang memerintahkan untuk mencari dana serta menunjuk perusahaan milik Dasep Ahmadi, PT Sarumas Ahmadi Pratama, sebagai pelaksana proyek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here