Ledakan Kereta Bawah Tanah Tewaskan 11 Orang

Ledakan Kereta Bawah Tanah Tewaskan 11 Orang

SHARE
Suasana setelah insiden ledakan di kereta bawah tanah di Rusia (foto: AFP)
Suasana setelah insiden ledakan di kereta bawah tanah di Rusia (foto: AFP)

St. Petersburg – Sebuah insiden ledakan terjadi di kereta bawah tanah St. Petersburg, Rusia, pada Senin (3/4) sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Insiden ini menewaskan setidaknya 11 orang dan puluhan korban luka-luka. Tidak ada Warga Negara Indonesia yang menjadi korban insiden ini.

Salah satu penumpang metro di Stasiun Sennaya, Stanislav Listyev, mengatakan bahwa dia melihat asap keluar dari terowongan. Saat insiden terjadi, dia merasakan adanya getaran ledakan. Ketika itu, dia sedang turun dari eskalator di Sennaya Square, sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

“Saat itu, saya merasa ada getaran ledakan yang terjadi di bawah. Semuanya tertutup dengan asap. Orang-orang mulai panik. Kereta pun berhenti dan evakuasi dilakukan seketika,” katanya pada CNN.

Insiden ini membuat lalu lintas kota lumpuh sebab sebagian besar warga Rusia menggunakan metro untuk bepergian. Menurut Puspita Atirennu (26), mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan jurusan hubungan internasional di St. Petersburg State University, warga Rusia terpaksa menggunakan bus dan taksi sebagai ganti metro. Ruas jalan kota tampak padat pada jam pulang kerja.

Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, mengungkapkan dukacita untuk keluarga dan kerabat korban ledakan. Pemerintah Rusia berjanji akan memberikan semua bantuan yang dibutuhkan oleh para korban dan keluarga masing-masing.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY