Pelaku Bom Bunuh Diri di Stasiun Bawah Tanah Rusia Berasal dari...

Pelaku Bom Bunuh Diri di Stasiun Bawah Tanah Rusia Berasal dari Kirgistan

SHARE
Ledakan di stasiun kereta api bawah tanah Rusia (foto: RBTH)
Ledakan di stasiun kereta api bawah tanah Rusia (foto: RBTH)

St. Petersburg – Akbarzhon Dzhalilov, seorang pria asal Kirgistan yang baru saja merayakan ulang tahun ke-22 pada Sabtu (1/4) lalu, disebut para penyidik sebagai pelaku peledakan bom di stasiun bawah tanah St. Petersburg, Rusia.

Sebanyak 14 orang tewas dalam insiden yang disebut sebagai serangan teroris terburuk di sebuah kota besar di Rusia selama bertahun-tahun ini. Pria yang sama juga telah menanam bom di stasiun bawah tanah lainnya.

Jenazah Dzhalilov dievakuasi dari tempat kejadian. Sampel DNA yang ditemukan di sebuah tas yang berisi detonator bom cocok dengan jenazah tersebut. Detonator itu akan digunakan pelaku untuk meledakkan bom di stasiun terdekat. Namun, tim penjinak bom telah dapat menjinakkan bom tersebut.

Terduga pelaku ini mempunyai hubungan dekat dengan kelompok ekstremis Islam. Kelompok tersebut sudah dilarang beraktivitas di Rusia.

Sementara itu, seorang pria yang wajahnya tertangkap kamera pengintai menyerahkan diri secara sukarela kepada polisi. Dia dicurigai terlibat dalam serangan namun dia mengaku tidak tahu menahu tentang kejadian bom bunuh diri Senin (4/4) itu.

Menteri Kesehatan Rusia, Veronika Skvortsova, mengatakan bahwa 49 orang masih dirawat di rumah sakit. Insiden bom bunuh diri ini menewaskan 11 orang di tempat kejadian dan tiga lainnya tewas karena terluka parah.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY