Sedang UNBK, PLN Diminta Tak Lakukan Pemadaman Listrik

Sedang UNBK, PLN Diminta Tak Lakukan Pemadaman Listrik

SHARE
Ilustrasi Ujian Nasional online (foto: timurnews)
Ilustrasi Ujian Nasional online (foto: timurnews)

Medan – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dimulai pada Senin (10/4) hari ini. Mengingat ujian kali ini menggunakan media komputer, sejumlah Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) berharap Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak melakukan pemadaman listrik.

Kepala SMA Santo Thomas 2 Medan, Nelson Nababan, pada Minggu (9/4) mengungkapkan kekhawatirannya jika sewaktu-waktu listrik padam saat siswanya mengikuti UNBK. Di sekolah tersebut, peserta UNBK sebanyak 225 orang.

Jika pemadaman listrik terjadi saat UNBK berlangsung, Nelson khawatir hal ini menimbulkan kepanikan peserta. Kondisi tersebut pastinya akan menganggu konsentrasi peserta yang sedang melaksanakan ujian.

Sementara itu, Wakil Kepala SMA Negeri 1 Medan, Buang Agus, telah mengirimkan surat kepada PLN agar pihak listrik negara tersebut menyediakan mesin genset sebagai bentuk antisipasi jika ada gangguan jaringan pembangkit listrik.

“Untuk peserta UNBK di sekolah ini berjumlah 658 siswa. Tidak bisa dipungkiri, seluruh sekolah yang melaksanakan UNBK apalagi pelajar, ketakutannya bila terjadi pemadaman listrik,” sebutnya, dilansir Berita Satu.

Pemadaman listrik bergilir memang masih dilakukan di Medan. Selama lebih dari sepuluh tahun, kawasan tersebut masih dilanda krisis listrik. Hal ini membuat masyarakat resah. Memang, belakangan ini, pemadaman listrik jarang terjadi. Namun, masyarakat tetap saja khawatir pemadaman listrik kembali terjadi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY