Home Berita Pilihan Longsor Susulan, Pencarian Korban Akhirnya Dihentikan

Longsor Susulan, Pencarian Korban Akhirnya Dihentikan

SHARE
longsor Ponorogo (foto: Kompas)
longsor Ponorogo (foto: Kompas)

Surabaya – Longsor susulan terjadi pada Minggu (9/4) pukul 12.10 WIB di Desa Banaran, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Longsor yang terjadi di Sektor A itu mengakibatkan Sektor B, Sektor C, dan Sektor D terdampak.

Kondisi ini menyebabkan kegiatan evakuasi dan pencarian korban tanah longsor dihentikan.

“Rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kebijakan memutuskan bahwa evakuasi dihentikan karena membahayakan tim SAR jika diteruskan,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, kepada wartawan di Surabaya, dilansir Berita Satu.

Saifullah pun menginformasikan bahwa Desa Banaran telah dijadikan zona merah atau berbahaya bagi warga. Daerah tersebut tidak aman lagi untuk bermukim maupun bertani. Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah, menyatakan bahwa wilayah di seputar SD dan Kantor Desa Banaran disterilkan.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Ponorogo, Bupati Ponorogo, Kapolres Ponorogo, Dandim, Basarnas, Kepala Dasa, Kepala Dusun serta warga setempat.

Usai memutuskan untuk menghentikan pencarian, Gus Ipul menginformasikan agenda berikutnya yaitu mengevakuasi satu alat berat dan menarik mobil anjing pelacak (K-0). Setelah itu, pihak berwenang berfokus untuk mengalirkan lumpur ke sungai.

Akibat longsor susulan, satu ekskavator tertimbun longsor di sektor D. Selain itu, tiga alat komunikasi terseret lumpur dan air. Jalan yang baru dibuka pada Sabtu (8/4) di sektor D tertutup longsor. Jalur tersebut ditutup kembali pada Minggu kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here