Tersangka Pembantaian Sadis Keluarga Medan, Andi Lala, Tiba di Polda Sumut

Tersangka Pembantaian Sadis Keluarga Medan, Andi Lala, Tiba di Polda Sumut

SHARE
Ilustrasi penikaman
Ilustrasi penikaman

Medan – Andi Lala (35), tersangka pembantaian sadis satu keluarga di Medan, tiba di Marka Polda Sumatra Utara, Minggu (16/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Pembantaian tersebut menewaskan lima orang dan membuat satu balita kritis.

Kondisi kedua kaki yang diperban mengakibatkan Andi harus dipapah petugas kepolisian saat turun dari mobil. Diduga, luka tersebut didapat karena ditembak petugas saat dia berusaha memberikan perlawanan ketika akan ditangkap. Dia ditangkap di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau, Sabtu (15/4).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfalah, pada Sabtu mengatakan pada Sabtu (15/4) bahwa Andi Lala menjalani proses pemeriksaan oleh petugas yang menangkapnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, ada tambahan barang bukti baru yaitu besi panjang menyerupai linggis. Andi Lala menggunakan besi tersebut untuk menghantam kepala korban sebelum digorok menggunakan senjata tajam.

“Barang bukti itu dibuang Andi Lala ke dalam parit yang tidak jauh dari lokasi kejadian pembantaian di Jl Mangaan Gang Benteng, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Barang bukti itu sedang dicari oleh anggota,” katanya, dilansir Berita Satu.

Lima korban tewas dalam pembantaian sadis tersebut adalah Roni dan Andi Syahputra adalah Harianto alias Riyanto, (40) kepala keluarga, Sri Ariyani (35) istri, Naya (13), Gilang (8) dan Sumarni (60) mertua Riyanto. Seorang korban yang mengalami luka kritis di bagian kepala dan mata adalah Kinara, anak berusia empat tahun.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY