Panitia Tamasya Al-Maidah Tetap Akan Lanjutkan Agenda Saat Pilkada DKI Jakarta Mendatang

Panitia Tamasya Al-Maidah Tetap Akan Lanjutkan Agenda Saat Pilkada DKI Jakarta Mendatang

SHARE
Poster Tamasya Al-Maidah
Poster Tamasya Al-Maidah

Jakarta – Meskipun sudah diimbau polisi untuk tidak melaksanakan kegiatan Tamasya Al-Maidah, panitia acara tersebut menyatakan tetap akan melanjutkan kegiatan gelar pengerahan massa pada saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Rabu (19/4). Ketua Panitian kegiatan tersebut, Ansufri ID Sambo, mengatakan bahwa acara tersebut adalah acara super damai untuk mengawal kemenangan umat.

Aksi yang dinamakan Tamasya Al-Maidah itu adalah kelanjutan demonstrasi menentang calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, untuk menjabat kembali. Demonstrasi terhadap Ahok, sapaan akrab Basuki, mulai dilakukan saat dia dianggap mengeluarkan pernyataan menodai agama sambil mengutip isi Surat Al-Maidah ayat 51.

Saat aksi tersebut berlangsung Rabu mendatang, panitia akan menyebarkan massa untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan. Setiap TPS akan dijaga setidaknya 100 orang.

Padahal, aksi sejenis ini sudah dilarang oleh kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, meminta masyarakat menghormati undang-undang yang berlaku dengan tidak melakukan penjagaan di TPS.

“Hormati undang-undang yang dibuat oleh wakil rakyat, kan sudah ada polisi, pengawas dan perangkat KPU dibantu TNI yang menjaga,” kata Argo, dilansir CNN Indonesia.

Menanggapi hal ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sudah membentuk tim pemantau untuk memastikan hari pencoblosan berjalan lancar. Komisioner KPU, Betty Epsilon Idroos, pada Minggu (16/4) malam mengatakan bahwa pihak KPU bekerja sama dengan polisi dan media massa untuk turut mensukseskan Pilkada. Terlepas dari itu, Betty berharap para peserta gerakan Tamasya Al-Maidah untuk tetap tertib ketika proses Pilkada berlangsung.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY