Pembunuh Sadis Keluarga di Medan Terancam Hukuman Mati

Pembunuh Sadis Keluarga di Medan Terancam Hukuman Mati

SHARE
ilustrasi korban
ilustrasi korban

Medan – Andi Lala, tersangka otak pembunuhan berencana satu keluarga di Medan, terancam hukuman mati. Selain membunuh satu keluarga dengan keji, pemeriksaan kepolisian terakhir juga mengindikasikan bahwa dirinya pernah membunuh seorang pria yang diduga selingkuhan istrinya. Pria tersebut bernama Suherwan.

Terkait kasus pembunuhan Suherwan, pihak Polda Sumut telah menahan istri Andi yang bernama Reni Safitri dan Irvan, tersangka lain yang terlibat. Kasus pembunuhan Suherwan tersebut terjadi pada Juli 2015. Polisi menyita barang bukti berupa alu yang digunakan untuk membunuh Suherman.

“Bayangkan saja, alu yang digunakan untuk membunuh Suherwan itu masih dipergunakan Reni untuk keperluan menumbuk sayur untuk dimakan. Rasanya seperti apa, hanya mereka yang mengetahuinya,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Senin (17/4), dilansir Berita Satu.

“Kita masih menggali informasi itu. Untuk dua kasus pembunuhan berencana itu, Andi Lala dijerat Pasal 338 dan 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Anggota masih terus melakukan pengembangan atas kasus Andi Lala,” ujarnya.

Dalam kasus pembunuhan berencana keluarga di Medan, Andi dibantu dua orang yaitu Andi Syahputra dan Roni. Tugas kedua orang tersebut adalah mengawasi masyarakat sekitar. Sementara itu, Andi Lala bertindak membunuh lima orang dan membuat satu balita kritis. Saat datang ke rumah korban, Andi Lala membawa sebuah besi panjang.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY