Fahd A. Rafiq Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Al-quran

Fahd A. Rafiq Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Al-quran

SHARE
Fahd A. Rafiq
Fahd A. Rafiq

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran pengadaan kitab suci Al-Quran dI Kementerian Agama tahun 2011-2012. Fahd saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

KPK menetapkan Fahd sebagai tersangka dalam kasus yang sama yang menjerat Zulkarnaen Djabar (mantan anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar) dan Dendy Prasetya Zulkarnaen (anak Zulkarnaen Djabar). Keduanya telah divonis bersalah.

Fahd diduga bekerja sama dengan Dendy dan Zulkarnaen untuk menerima hadiah atau janji terkait pengadaan Al-Quran dan laboratorium di Kementerian Agama. Fahd diduga menerima Rp3,4 miliar dari total Rp14,8 miliar yang diterima ketiganya.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Fahd disangkakan melanggar Pasal 12 huruf b subsidair Pasal 5 ayat (2) jo ayat (1) huruf b, lebih subsidair Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 65 KUHP.

Sebelum kasus pengadaan Al-Quran ini, Fahd juga pernah menjadi terpidana kasus kepada Wa Ode Nurhayati. Fahd divonis 2,5 tahun pidana penjara dan denda Rp100 juta subsider empat bulan kurungan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY