Pemerintah Malaysia Bisa Penjarakan Admin WhatsApp Jika Gagal Cegah Hoax

Pemerintah Malaysia Bisa Penjarakan Admin WhatsApp Jika Gagal Cegah Hoax

SHARE

Kuala Lumpur – Deputi Kementerian Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Johari Gilani, mengatakan bahwa pemerintah bisa memenjarakan administrator grup aplikasi chat WhatsApp (WA) jika terbukti gagal mencegah peredaran berita palsu (hoax). Hal tersebut, seperti diutarakannya pada Jumat (28/4), sangat mungkin dilakukan apabila berita palsu yang disebarkan membuat keamanan nasional terancam.

Pihak berwajib dapat memanggil admin grup yang melanggar peraturan mengenai berita palsu untuk menyelidiki hoax yang tersebar dalam grup WA tersebut. Selain admin grup, ancaman hukuman penjara juga diberlakukan kepada individu yang terbukti menyebar hoax.

“Jika admin terbukti secara langsung terlibat atau memperbolehkan berita palsu untuk menyebar, dia akan dihukum,” kata Johari, dilansir Channelnewsasia.

Kebijakan serupa telah diberlakukan di India pekan lalu. Sama seperti Malaysia, India mengancam admin grup WA dengan hukuman kurungan penjara jika tidak mengusir anggota grup penyebar hoax.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY