Home Berita Pilihan Dikira Penjahat, Aiptu BS Tembak Anak Sendiri

Dikira Penjahat, Aiptu BS Tembak Anak Sendiri

SHARE
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Bengkulu – Aiptu BS mengira sesosok orang yang berseliweran di rumahnya akan melakukan niat jahat sehingga melepaskan tembakan. Tak dinyana, orang yang ditembaknya pada Rabu (26/4) sekitar pukul 04.00 WIB adalah anaknya sendiri. Dia dan istrinya langsung melarikan anaknya ke RS Bhayangkara Bengkulu. Akan tetapi, BA, siswa kelas II SMP Negeri 2 Kota Bengkulu tersebut meninggal dunia.

“Kejadian tersebut merupakan kecelakaan yang tidak disengaja. BS mengira orang lain yang akan berbuat jahat. Kasus ini tidak diinginkan terjadi oleh semua orang, termasuk kita,” kata Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Yovianes Mahar yang menjelaskan bahwa insiden tersebut adalah kecelakaan murni, dilansir Berita Satu.

Terkait kejadian tersebut, BS sudah diamankan di Mapolres Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan. Menurut keterangan Kapolres Bengkulu, AKBP Indra Ardian Nurinta, oknum Aiptu BS tidak melarikan diri setelah kejadian. Dia menenangkan diri di rumah orang tuanya di Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Jadi, tidak benar oknum Aiptu BS setelah kejadian melarikan diri, tapi yang bersangkutan usai menyerahkan senjata api ke Mapolda Bengkulu, langsung pergi ke rumah orang tuanya di Karang Tinggi untuk menenangkan diri,” ujarnya.

Oknum Aiptu BS didampingi dua orang psikiater karena masih dalam keadaan shock.

Sementara itu, ditemui di tempat terpisah, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memperingatkan jajarannya untuk mengambil pelajaran dari kasus salah tembak tersebut. Seluruh Kapolda diminta untuk mengevaluasi penggunaan diskresi atau kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam menghadapi setiap situasi yang dihadapi oleh jajarannya.

Selain kasus penembakan anak sendiri, ada pula kasus penembakan warga sipil yang dilakukan oleh Brigadir K di Lubuklinggau, Sumatra Selatan, pada Selasa (18/4). Dia salah melakukan diskresi saat menembaki mobil yang ditumpangi satu keluarga. Surini (54) tewas akibat insiden tersebut. Penumpang lainnya terluka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here