Home Berita Pilihan Miliki Paket Sabu Senilai Rp57 Juta, Janda Beranak Tiga Ditangkap Polisi Bengkulu

Miliki Paket Sabu Senilai Rp57 Juta, Janda Beranak Tiga Ditangkap Polisi Bengkulu

SHARE
Ilustrasi Narkoba Sabu-sabu (foto: Antara)
Ilustrasi Narkoba Sabu-sabu (foto: Antara)

Bengkulu – LI, seorang wanita berusia 41 tahun, ditangkap anggota Unit Narkoba Polres Mukomuko, Bengkulu, pada Sabtu (29/4) setelah ketahuan memiliki 19 paket sabu bernilai Rp57 juta. Janda beranak tiga ini tercatat sebagai warga Kelurahan Kota Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Kapolres Mukomuko, AKBP Sigit Ali Ismanto, pada Selasa (2/5) membenarkan kabar ini. Dia pun mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengakuan tersangka kepada penyidik, sabu tersebut didapat dari bandar besar narkoba di Padang, Sumatra Barat. LI mengaku bahwa barang terlarang tersebut dikirim dari Padang ke Mukomuko menggunakan jasa travel jurusan Bengkulu-Padang.

Jika berhasil menjual 19 paket sabu tersebut, LI akan mendapatkan imbalan sebesar Rp2 juta dari bandar sabu. Lebih jauh, Sigit mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mengembangkan kasus dengan cara menyelidiki keberadaan sopir travel yang membawa paket sabu.

LI saat ini mendekam di Mapolres Mukomuko untuk diselidiki. Barang bukti pun diamankan di Mapolres tersebut. Usai melalui pemeriksaan tes urine, LI ditetapkan sebagai pengedar. Hasil tes urine membuktikan bahwa LI negatif narkoba.

“Jadi, LI kita tetapkan sebagai tersangka karena selaku bandar narkoba. Hasil urine tersangka negatif. Artinya, LI tidak mengonsumsi narkoba hanya bertindak sebagai bandar haram di Kabupaten Mukomuko,” ujarnya, dilansir Berita Satu.

LI ditangkap di kawasan bundar Kota Mukomuko. LI sedang membawa tiga paket sabu senilai Rp9 juta saat ditangkap polisi. Adapun barang bukti berupa 16 paket sabu disimpan di tong sampah dan tiang listrik yang berlokasi di dekat SD bundaran Mukomuko.

Polisi melakukan operasi penyamaran sebagai pembeli ketika akan menangkap LI. Polisi melakukan hal ini untuk memancing tersangka keluar. Dia langsung diringkus saat berada di tempat yang dijanjikan.

Atas perbuatannya, LI dijerat pasal 114 ayat 1, pasal 112 junto pasal 132 Undang-Undang (UU) No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Tersangka dijerat pasal ini karena yang bersangkutan bertindak sebagai bandar narkoba.

“Harus diberikan sanksi hukum yang berat,” kata Sigit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here