Home Berita Pilihan Pecandu Lem dan Sabu Gantung Diri di Rumahnya

Pecandu Lem dan Sabu Gantung Diri di Rumahnya

SHARE
Lem aibon (foto: sarana-bangunan.com)
Lem aibon (foto: sarana-bangunan.com)

Nunukan – Seorang pengisap lem dan pengguna sabu, Sandi, ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pemuda berusia 22 tahun ini diduga gantung diri karena masalah keluarga dan gangguan kejiwaan akibat kecanduan lem dan sabu. Jenazahnya dibawa ke RSU Kabupaten Nunukan untuk divisum.

Warga yang menemukan Sandi menyatakan bahwa tali yang digunakan untuk gantung diri biasanya digunakan untuk mengikat rumput laut.

Kapolsek Nunukan Kota, AKP Muhammad Shaleh Wahidi, mengatakan bahwa Sandi pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tetangganya. Saat itu, sang tetangga ingin mengambil lampu teplok (tempel) yang dipinjam karena sudah siang.

“Ditemukan menggantung di ruang tamu sekitar pukul 06.30 WITA,” kata Shaleh, Sabtu (6/5), dilansir Kompas.

Warga mengatakan bahwa Sandi terganggu jiwanya sejak diketahui sering mengisap lem dan menggunakan sabu-sabu. Dia tinggal di rumah bersama kakaknya yang menjual rumput laut.

Menurut penuturan warga, Sandi kerap mengancam bapak dan kakaknya sejak ibunya meninggal. Diketahui, bapaknya menikah lagi dan meninggalkan kedua anaknya.

“Sandi ini sakit sesak nafas, dia juga dari keluarga broken home. Dia juga habis direhabilitasi kasus narkoba,” ujar Ketua RT 12, Anida.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here