Home Berita Pilihan Keputusan Sidang Penodaan Agama : Ahok Divonis Dua Tahun Penjara

Keputusan Sidang Penodaan Agama : Ahok Divonis Dua Tahun Penjara

SHARE
Basuki Tjahaja Purnama (foto: Antara)
Basuki Tjahaja Purnama (foto: Antara)

Jakarta – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Selasa (9/5). Vonis penjara ini ditetapkan setelah melalui 23 sidang. Selain menetapkan vonis penjara, pengadilan juga memerintahkan Ahok untuk ditahan.

Ahok dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal156a KUHP yaitu melakukan penodaan agama karena mengeluarkan pernyataan soal Surat Al-Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

“Menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama,” kata hakim ketua Dwiarso Budi Santiarto membacakan amar putusan dalam sidang Ahok di auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, dilansir detikcom.

Kalimat Ahok yang dinyatakan menodai agama adalah “Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak-Ibu nggak bisa pilih saya ya kan? dibohongi pakai Surat Al-Maidah 51, macam-macam itu. Itu hak Bapak-Ibu ya. Jadi kalau Bapak-Ibu perasaan enggak bisa kepilih nih, karena saya takut masuk neraka karena dibodohin gitu ya, nggak apa-apa.”

“Dari ucapan tersebut, terdakwa telah menganggap Surat Al-Maidah adalah alat untuk membohongi umat atau masyarakat atau Surat Al-Maidah 51 sebagai sumber kebohongan dan dengan adanya anggapan demikian, maka menurut pengadilan, terdakwa telah merendahkan dan menghina Surat Al-Maidah ayat 51,” papar hakim dalam pertimbangan hukum.

Hakim dalam putusannya menyebutkan bahwa kata “dibohongi” mengandung makna yang negatif. Kata tersebut dikaitkan dengan Surat Al-Maidah sehingga terdakwa dinyatakan telah menilai dan beranggapan bahwa orang yang menyampaikan Surat Al-Maidah ayat 51 kepada umat atau masyarakat terkait pemilihan adalah bohong dan membohongi umat atau masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here