Insiden Kaburnya Tahanan Lapas Sialang Bungkuk: Hingga Minggu, Sudah 323 Napi Ditangkap...

Insiden Kaburnya Tahanan Lapas Sialang Bungkuk: Hingga Minggu, Sudah 323 Napi Ditangkap Kembali

SHARE
Ilustrasi penjara (foto: mysuncoast.com)
Ilustrasi penjara (foto: mysuncoast.com)

Jakarta – Karopenmas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, pada Senin (15/5) di Mabes Polri melaporkan bahwa 323 narapidana Lapas Kelas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Provinsi Riau, telah ditangkap kembali. Sebelumnya, 448 narapidana rutan tersebut kabur.

“Sisanya 125 orang masih diupayakan untuk dikejar dan ditangkap,” ujarnya, dilansir Antaranews.

Kaburnya ratusan orang narapidana Lapas Sialang Bungkuk dipicu oleh kelebihan kapasitas rutan.  Lapas Sialang Bungkuk seharusnya hanya bisa menampung 361 tahanan. Akan tetapi, pada kenyataannya, saat ini lapas tersebut dihuni oleh 1.870 orang. Satu sel tahanan berisi sekitar 30 orang padahal seharusnya hanya bisa diisi 15 orang.

Hal ini memicu unjuk rasa yang dilakukan para tahanan terutama tahanan Blok B dan Blok C. Mereka menuntut pelayanan yang lebih baik. Kericuhan pun terjadi. Mereka ramai-ramai kabur pada Jumat (5/5) dengan cara mendobrak pintu di bagian samping kanan rutan. Pintu setinggi tiga meter yang jebol kemudian menjadi jalan keluar para napi untuk kabur.

Sementara itu, tahanan yang sudah ditangkap mengatakan bahwa selain tidak mendapatkan pelayanan yang baik, mereka juga kabur lantaran adanya pungli terhadap narapidana. Mereka juga sering dianiaya dan mendapatkan fasilitas yang kurang memadai.

Keluhan lainnya, para napi diberi waktu ibadah yang terlampau singkat. Pembesuk yang ingin menambah waktu besuk juga diharuskan membayar sejumlah uang tertentu kepada petugas rutan. Mereka juga memprotes perilaku petugas rutan yang acapkali melanggar ketentuan yang berlaku.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY