Home Berita Pilihan Dosen Universitas Halu Oleo Diduga Mengedarkan Uang Palsu

Dosen Universitas Halu Oleo Diduga Mengedarkan Uang Palsu

SHARE
Ilustrasi uang palsu
Ilustrasi uang palsu

Kendari – Oknum dosen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari diduga kuat menjadi pengedar uang palsu. Menanggapi hal ini, pihak kampus menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Prof. Hilaluddin selaku Wakil Rektor I UHO merasa prihatin dengan dugaan tindak pidana yang ditujukan kepada salah satu staf universitas tersebut.

“Tidak seorang pun yang menghendaki hidupnya kelabu karena persoalan hukum. Tetapi suratan tidak bisa dimungkiri sehingga ada saja yang terseret kasus hukum,” kata Hilaludin, Selasa (16/5), dilansir Antaranews.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penemuan uang palsu mata uang Indonesia dan Amerika Serikat di Bandara Haluoleo Kendari pada Kamis (4/5). Saat itu, pihak bandara dan TNI-AU Haluoleo mengamankna seorang berinisial S bin AT yang hendak pergi ke Jakarta menumpang pesawat Batik Air.

Saat memeriksa tas merk Polo milik tersangka dengan menggunakan X-ray, petugas keamanan bandara menemukan lembaran uang palsu dolar AS senilai Rp4 miliar dan pecahan uang Rp100 ribu sebanyak belasan lembar. Uang tersebut merupakan milik P alias B yang saat itu sedang berada di bandara mengantar S.

Direktur Kriminal Khusus Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Wia Satya, yang dihubungi terpisah mengatakan bahwa pecahan dolar AS yang diduga palsu adalah pecahan 100 dolar sebanyak 2.899 lembar. Jumlah tersebut setara dengan Rp4 miliar lebih. Petugas juga mengamankan tiga telepon selular dengan berbagai merek yaitu merek Nixon, Samsung, dan Nokia.

Tiga tersangka yaitu P, S bin AT, dan S bin HL dikenai UU 244 dan 245 KUHP dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. Tersangka S bin HL adalah dosen sedangkan P berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Untuk pengusutan kasus mata uang rupiah diduga palsu, kepolisian akan bekerja sama dengan Bank Indonesia. Sementara itu, untuk kasus mata uang dolar, polisi berkoordinasi dengan kedutaan AS di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here