Parlin Purba Ditangkap KPK Atas Tuduhan Dugaan Korupsi Proyek Bengkulu

Parlin Purba Ditangkap KPK Atas Tuduhan Dugaan Korupsi Proyek Bengkulu

SHARE
Gedung KPK
Gedung KPK

Jakarta – Kasie III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba, ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur sejak Sabtu (10/6) dinihari. Dua tersangka lainnya, Pejabat Pembuatan Komitmen di BWS Sumatra VII, Amin Anwari, dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjuto, Murni Suhardi, juga ditangkap KPK dan sedang ditahan di rutan yang berbeda dengan Parlin. Amir ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur dan Murni ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengumpulan bukti dan keterangan dalam sejumlah proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatra VII Bengkulu. Sebelumnya, Parlin dan dua tersangka lainnya ditangkap pada Jumat (9/6) dinihari dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK.

“Tiga tersangka ditahan secara terpisah. Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan terhitung sejak 10 Juni 2017,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Di tempat terpisah, Jaksa Agung H. M. Prasetyo mempersilakan KPK untuk mengusut tuntas kasus yang melibatkan oknum Kejati Bengkulu itu.

“Kejaksaan tidak pernah membela, menghalang-halangi atau melindungi. Silakan ditindaklanjuti, apa yang diperlukan bantuan dari kita,” kata Jaksa Agung Prasetyo, Jumat (9/6) di Jakarta, dilansir Berita Satu.

Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi ke KPK terkait OTT di Bengkulu kemarin.

“Hari ini juga kalau dijadikan tersangka akan saya berhentikan,” katanya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY