Home Berita Pilihan Masa Hukuman Gatot Brajamusti Bertambah Jadi 10 Tahun

Masa Hukuman Gatot Brajamusti Bertambah Jadi 10 Tahun

SHARE
Gatot Brajamusti (foto: Tempo)
Gatot Brajamusti (foto: Tempo)

Mataram – Vonis hukuman mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti bertambah dari delapan tahun penjara dan denda Rp1 Miliar subsidair tiga bulan kurungan menjadi 10 tahun penjara. Gatot dihukum karena terbukti menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu.

Penambahan hukuman tersebut diumumkan oleh Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Didiek Jatmiko, di Mataram, Senin (3/7). Vonis tersebut sesuai hasil keputusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Mataram.

Sebelumnya, Gatot dijatuhi hukuman karena melanggar Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Dia ditangkap saat sedang berada di salah satu kamar hotel di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Gatot yang merasa tidak terima atas hukuman delapan tahun penjara mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Mataram. Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tidak lama setelah mengajukan banding, Gatot mencabut bandingnya. Akan tetapi, proses peradilan tetapi berjalan karena JPU tidak mencabut banding.

Majelis hakim setempat memutuskan untuk menambah hukuman penjara selama sepuluh tahun dalam proses persidangan banding di Pengadilan Tinggi Mataram.

“Jadi hukuman yang diberikan majelis hakim pengadilan tinggi lebih tinggi dibandingkan putusan pengadilan negeri kemarin,” ucap Didiek, dilansir Berita Satu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here