BNPT Ingatkan Penyusupan Ideologi Terorisme di Perguruan Tinggi

BNPT Ingatkan Penyusupan Ideologi Terorisme di Perguruan Tinggi

SHARE
Brigjen Pol Hamli
Brigjen Pol Hamli

Jember – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Hamli, mengingatkan para pemimpin Perguruan Tinggi (PT) di seluruh Indonesia untuk mewaspadai adanya penyusupan ideologi terorisme di PT masing-masing. Telah banyak diketahui bahwa anggota terorisme tidak sedikit yang berasal dari alumnus PTN dan PTS. Bahkan, para alumnus tersebut ada yang menjadi ideolog dan pembuat bom.

Saat acara sosialisasi ancaman terorisme yang diprakarsai Polres Jember bekerja sama dengan BNPT, Kamis (6/7). Dia pun mengingatkan bahwa sebagian besar ideolog berasal dari Universitas Islam negeri atau Institut Agama Islam Negeri.

“Makanya, tolong dilihat, aktivitas-aktivitas terutama di masjid kampus, hati-hati,” katanya, dilansir Berita Satu.

Dia pun bercerita bahwa petugas BNPT pernah menangkap dan memeriksa 15 orang yang berkumpul di masjid salah satu universitas di Surabaya. Diketahui, sering ada tausiyah yang diadakan di tempat tersebut pada pukul 12 malam ke atas. Satpam kampus tidak menegur karena mereka mengira hanya kegiatan mengaji biasa bukan penyusupan ideologi terorisme.

Selain kasus tersebut, masih banyak kasus radikalisasi yang diadakan di lingkungan kampus. Hamli juga mengimbau kepada semua organisasi masyarakat seperti Nahdlatul Ulama (NU), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan Front Pembela Islam (FPI) di Jember untuk melakukan dakwah internal. Pasalnya, embrio ISIS sudah ada di Jember dan dikhawatirkan anggota-anggota ormas tersebut bisa terkena pengaruh ISIS.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY