Tren Baru Menghirup Bubuk Coklat Ternyata Bisa Mengganggu Kesehatan

[VIDEO] Tren Baru Menghirup Bubuk Coklat Ternyata Bisa Mengganggu Kesehatan

SHARE
Brosur Promosi Coco Loko
Brosur Promosi Coco Loko

Jakarta – Tren baru yang sedang heboh belakangan ini adalah menghirup bubuk coklat untuk terapi menenangkan diri. Menghirup bubuk coklat aromatik memang menimbulkan rasa menenangkan dan menyenangkan. Bahkan, kebiasaan ini diklaim dapat mengurangi kecemasan dan menambah energi.

Padahal, para dokter mengatakan bahwa produk tersebut berpotensi membahayakan pengguna. Seperti dikutip dari Asia One, produk ini dapat menyebabkan risiko infeksi sinus dan sembelit.

Sebuah perusahaan di Amerika Serikat memanfaatkan tren ini untuk mempromosikan Coco Loko; produk yang terbuat dari bubuk coklat, ginko biloba, guarana, dan taurin. Bahan-bahan pembuat bubuk coklat itu banyak ditemukan di dalam minuman energi. Cara penggunaannya adalah dengan cara dihirup seperti narkoba hirup.

Menurut Nick Anderson, pemilik Legal Lean, perusahaan pembuat Coco Loko, bubuk coklat hirup sedang menjadi tren di Eropa selama beberapa tahun terakhir.

Kemunculan produk-produk semacam ini tentunya banyak menimbulkan kontroversi. Coco Loko yang dipromosikan dapat menimbulkan ketenangan dan kenyamanan dalam waktu 30 menit ini dianggap berbahaya.

Selain tak memiliki persetujuan edar dari USA, ternyata produk tersebut belum lulus uji. Pejabat hukum AS menuntut FDA menginvestigasi produk tersebut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY