Dikira Masuk Secara Ilegal, Puluhan TKA Tiongkok Dilepas Setelah Tunjukkan Dokumen Resmi

Dikira Masuk Secara Ilegal, Puluhan TKA Tiongkok Dilepas Setelah Tunjukkan Dokumen Resmi

SHARE
ilustrasi dokumen
ilustrasi dokumen

Bogor – Sebanyak 38 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di perusahaan pertambangan PT BCMG Ciampea dilepas setelah dapat menunjukkan dokumen resmi pada Kamis (3/8). Sebelumnya, mereka diperiksa di Mapolres Bogor setelah dikira masuk secara ilegal.

Menurut Kapolres Bogor, AKB AM Dicky Pastika, puluhan TKA ini diamankan Mapolres Bogor usai tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan sewaktu operasi rutin kendaraan bermotor digelar. Petugas yang menelusuri hingga menemukan di mana tempat mereka bekerja mendapati lebih banyak kendaraan bermotor tanpa dokumen resmi.

Para TKA ini juga tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian. Mereka mengaku dokumen-dokumen seperti Paspor dan Visa dipegang oleh pihak penyalur tenaga kerja mereka yang berlokasi di Jakarta.

“Setelah menjalani pemeriksaan, kemarin semua TKA sudah dijemput pihak perusahaan. Mereka bekerja secara legal,” kata Dicky, dilansir Berita Satu.

Meskipun demikian, polisi tetap meminta TKA yang mempunyai dokumen keimigrasian untuk melapor secara berkala kepada petugas terkait. Petugas-petugas tersebut nantinya akan mengawasi para TKA selama berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Selama ini, diakui Dicky, pihak instansi terkait maupun pemerintah tidak memberikan sanksi tegas kepada para TKA yang tidak melaporkan diri. Padahal, saat penanganan hal ini masih diambil alih kepolisian, para TKA yang tidak melapor tersebut bisa mendapatkan sanksi. Dalam sebulan, jumlah pelapor bisa mencapai 153 orang.

Menurut data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, ada 731 TKA legal yang bekerja di perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY