Home Berita Pilihan Tak Mampu Bersaing Jadi Salah Satu Penyebab Pailitnya Nyonya Meneer

Tak Mampu Bersaing Jadi Salah Satu Penyebab Pailitnya Nyonya Meneer

SHARE
Nyonya Meneer
Nyonya Meneer

Jakarta – Baru-baru ini, pabrik jamu tradisional Nyonya Meneer dikabarkan mengalami pailit atau bangkrut setelah tidak dapat membayar hutan Rp7,04 miliar kepada kreditornya. Pengadilan Negeri Semarang memutuskan pabrik yang telah berdiri sejak 1919 itu pailit pada Kamis (3/8).

Meskipun demikian, ternyata ada penyebab lain mengapa pabrik jamu nasional tersebut bangkrut. Dwi Ranny Pertiwi Zaman selaku Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional menyatakan bahwa PT Nyonya Meneer kalah bersaing dengan produk jamu lain di tingkat domestik dan luar negeri.

Selain harus bersaing dengan produk jamu legal, Nyonya Meneer juga harus memenangkan persaingan melawan produk jamu ilegal yang didistribusikan secara online.

“Banyak produk ilegal didistribusikan secara online. Sementara itu, iklan produk legal dikendalikan demi regulasi,” kata Dwi, Minggu (6/8), dilansir Tempo.

Industri jamu sekarang ini juga menghadapi tantangan lain berupa besarnya biaya persyaratan perubahan jenis usaha dari industri kecil ke industri besar. Dwi mengaku, saat ini, belum semua perusahaan jamu menguasai dan menggunakan IT sebagai basis penjualannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here