Pantai Suak Indrapuri Tercemar Limbah Batu Bara

Pantai Suak Indrapuri Tercemar Limbah Batu Bara

SHARE
Larangan Mandi di Pantai Wisata Suak Indrapuri (foto: Kompas)
Larangan Mandi di Pantai Wisata Suak Indrapuri (foto: Kompas)

Meulaboh – Pantai wisata Suak Indrapuri diketahui tercemar limbah batu bara. Pihak perangkat Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi D. I. Aceh, memasang tiga buah pamflet larangan mandi di pantai tersebut.

Abdul Kais (50) selaku sekretaris Desa Suak Indrapuri mengaku pencemaran batu bara di pantai tersebut sudah bertahun-tahun terjadi. Tercemarnya pantai bermula saat muatan batu bara tumpah ketika diadakan bongkar muat di Pelabuhan Jety Meulaboh beberapa tahun yang lalu.

Akibat tumpahan batu bara, bibir pantai dan air laut semakin berwarna hitam pekat. Kondisi pantai menjadi sangat berbahaya untuk dijadikan tempat berenang.

“Sekarang memang kondisi pantai sangat parah akibat pencemaran batu bara, karena laut kita lagi musim darat. Kalau pada musim timur, batu bara mengendap di laut, jadi daripada menimbulkan penyakit, makanya lebih baik dilarang saja pengunjung mandi di sini,” katanya, dilansir Kompas.

Warga setempat pun sangat berharap limbah batu bara dapat segera dibersihkan. Jika tidak, aktivitas masyarakat di pesisir pantai akan terus terganggu.

“Selama laut tercemar dampaknya sangat kami rasakan. Ikan sudah sulit didapat oleh nelayan, karena dasar laut sekitar satu mil sudah tercemar batu bara. Kemudian para pedagang yang berjualan di lokasi wisata juga sepi pembeli, karena pengunjungnya sangat berkurang,” jelasnya.

Pamflet larangan berenang di Pantai Suak Indrapuri akan terus dipasang selama pihak perusahaan tambang atau pemerintah setempat belum membersihkan pantai dari tumpahan batu bara.

“Kalau belum dibersihkan, pamflet itu tidak akan kami cabut,” kata Abdul.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY