Home Berita Pilihan Bambang Brodjonegoro Kemukakan Empat Faktor Ketimpangan Ekonomi di Indonesia

Bambang Brodjonegoro Kemukakan Empat Faktor Ketimpangan Ekonomi di Indonesia

SHARE
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (foto: tempo)
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (foto: tempo)

Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, saat menghadiri Forum Merdeka Barat, di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, (8/9) lalu mengemukakan empat faktor penyebab ketimpangan ekonomi di Indonesia.

Menurut Bambang, faktor pertama penyebabnya adalah sulitnya akses masyarakat terhadap pelayanan dasar. Pelayanan dasar yang dimaksud antara lain pendidikan, kesehatan, air bersih, dan sanitasi. Warga yang tidak mempunyai akses ke layanan-layanan tersebut akan jauh tertinggal daripada yang memiliki akses cukup.

Faktor selanjutnya, kata Bambang, adalah ketimpangan pada kualitas pekerjaan. Orang yang kurang terampil dalam pekerjaan yang ditekuninya akan terjebak pada pekerjaan dengan produktivitas dan upah yang rendah. Orang-orang ini akan susah naik kelas sosial.

Faktor ketiga ketimpangan ekonomi di Indonesia adalah ketimpangan pendapatan dan aset. Hal ini menyebabkan kekayaan terkonsentrasi pada sekelompok kecil masyarakat. Sebenarnya, fenomena ini terjadi di banyak negara. Akan tetapi, negara maju tidak terlalu terdampak fenomena ini karena golongan terbawah sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar masing-masing.

“Ketimpangan yang paling tinggi itu di Cina, yaitu 0,5. Tapi bedanya koefisien ini di negara maju tidak terlalu dipermasalahkan, karena golongan terbawah di negara itu sudah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Bambang, dilansir Tempo.

Faktor terakhir, kata Bambang, adalah ketiadaan jaring pengaman saat terjadi guncangan atau ketiadaan jaminan sosial. Di Indonesia, orang bisa tiba-tiba jatuh miskin karena sakit, ketidakpastian pekerjaan, kenaikan harga, dan bencana alam. Seperti diketahui, wilayah Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here