Home Peristiwa Bencana Alam Tanah Bergerak, 800 Rumah di Cianjur Rusak

Tanah Bergerak, 800 Rumah di Cianjur Rusak

SHARE
Ilustrasi tanah bergerak (foto: http://penanggulangankrisis.kemkes.go.id)
Ilustrasi tanah bergerak (foto: http://penanggulangankrisis.kemkes.go.id)

Cianjur – Fenomena tanah bergerak yang terjadi di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, sejak dua hari terakhir menyebabkan sekitar 800 rumah rusak. Kades Waringinsari, Cecep Supriadi, fenomena ini menyebabkan ratusan kepala keluarga harus mengungsi. Tindakan ini harus diambil karena pergerakan tanah terus meluas dan dapat mengancam keselamatan warga.

Pergerakan tanah di Cianjur itu menyebabkan lima rumah rata dengan tanah. Sekitar ratusan rumah lainnya mengalami kerusakan baik rusak ringan, sedang, sampai berat. Kerusakan juga dialami puluhan hektar lahan pertanian. Pihak berwenang belum selesai mendata luas lahan pertanian yang rusak termasuk kerugian materi yang dialami.

Awal mula fenomena tanah bergerak terjadi usai hujan deras pada Jumat (29/9) hingga Sabtu (30/9) dini hari. Untuk menghindari kerugian akibat pergerakan tanah yang semakin luas dan dalam, warga menyelamatkan harta benda masing-masing ke tempat yang aman.

“Saat ini 600 KK mengungsi ke tempat aman seperti balai desa, madrasah, bangunan sekolah, dan ke rumah kerabatnya. Warga sangat membutuhkan bantuan seperti selimut, tempat tidur, makanan, dan obat-obatan,” tuturnya, dilansir Kompas.

Pihak BPBD Cianjur telah datang ke lokasi untuk melakukan pendataan. Pihak desa juga terus mengimbau warga agar waspada. Mereka diminta segera mengungsi jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah meluas dan longsor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here