Home Berita Pilihan Wabah Difteri Renggut Nyawa Seorang Anak

Wabah Difteri Renggut Nyawa Seorang Anak

SHARE
ilustrasi imunisasi
ilustrasi imunisasi

Depok – Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, dilanda wabah difteri. Hingga November 2017, menurut catatan Dinas Kesehatan Kota Depok, ada 12 orang penderita penyakit tersebut.

Noorzamanti Lies Karmawati selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok mengatakan bahwa empat dari 12 orang di antaranya positif difteri. Sementara itu, delapan orang lainnya masih berstatus tersangka penderita difteri. Satu balita berusia 4 tahunmeninggal dunia pada Juli 2017.

“Dalam kasus kali ini, korban jiwa yang wafat tidak mendapatkan vaksin. Orang tuanya tidak mau memvaksin anaknya. Ada pula penderita lain yang divaksin tapi vaksinnya tidak lengkap,” ujar Lies kepada SP, Kamis (7/12) di Balai Kota Depok, Jawa Barat.

Para orang tua antivaksin ini dianggap mempersulit diri sendiri, menyakiti anak, dan orang lain yang berpotensi dapat tertular karena tidak mau memvaksin anaknya. Padahal, vaksin Difteri, Tetanus, dan Pertusis (DTP) aman diberikan kepada anak serta dibuat oleh Biofarma.

“Biofarma ini perusahaan Indonesia lho. Orang-orang di dalamnya juga mayoritas muslim. Kami rasa tidak perlu diragukan lagi soal halal atau haramnya. Jelas mereka juga sangat paham akan hal ini,” kata Lies.

Dokter mewajibkan anak sejak bayi divaksin DTP sebanyak tiga kali sebelum berumur satu tahun, usia satu tahun, usia kelas 1 SD, usia kelas 2 SD, dan usia kelas 5 SD.

“Vaksinnya harus lengkap agar tidak terjangkit difteri. Rata rata satu anak harus mendapatkan tujuh kali vaksinasi DPT ini,” ujar Lies.

Untuk mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri, pemerintah Depok akan menggelar imunisasi gratis pada pekan depan untuk anak berusia 1 hingga 19 tahun. Imunisasi akan digelar di puskesmas, posyando, dan sekolah.

“Ini (imunisasi) tidak memperhatikan riwayat imunisasi sebelumnya ya. Jadi walaupun sudah pernah maka tetap wajib diimunisasi. Tidak akan ada dampak tertentu. Malah semakin banyak akan semakin baik kekebalan tubuhnya,” papar Lies.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here