Home Berita Pilihan Sutiyoso Khawatir Pendatang Akan Banjiri Jakarta Jika Becak Disahkan

Sutiyoso Khawatir Pendatang Akan Banjiri Jakarta Jika Becak Disahkan

SHARE
Ilustrasi becak (foto: brillio)
Ilustrasi becak (foto: brillio)

Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso , khawatir ibu kota akan kembali dibanjiri pendatang jika saja rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengizinkan becak beroperasi kembali jadi disahkan. Menurutnya, akan banyak orang desa mencari uang di Jakarta dengan cara menjadi tukang becak. Hal ini akan membuat lalu lintas di Jakarta semakin semrawut.

“Itu berdasarkan pengalaman saya yang sempat mengizinkan becak kembali beroperasi,” kata Sutiyoso, dilansir CNN Indonesia.

Meskipun Anies hanya akan memperbolehkan becak beroperasi di kampung-kampung, Sutiyo menilai hal tersebut sangat sulit untuk dilakukan. Sebagus apa pun aturan operasionalnya, para tukang becak akan tetap berkeliaran di jalan raya.

“Becak sulit diatur. Mereka (tukang becak) punya naluri melanggar aturan,” kata Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso.

Dia juga khawatir akan terjadi bentrokan antara para tukang becak dengan pengemudi angkutan lain seperti dengan bajaj atau pengemudi transportasi online. Potensi bentrokan itu salah satunya bisa dipicu oleh persaingan mendapatkan pelanggan.

Saat memimpin Jakarta pada tahun 1997 hingga 2007, Sutiyoso pernah mengizinkan tukang becak untuk beroperasi. Dia terpaksa mengizinkan becak beroperasi karena Indonesia sedang dilanda krisis moneter.

Berdasarkan evaluasi timnya, terdapat tiga catatan penting selama becak beroperasi. Timnya menganggap profesi tukang becak tidak manusiawi, tidak sesuai untuk Jakarta yang merupakan kota metropolitan, dan sangat sulit mengatur tukang becak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here