Home Berita Pilihan Kepala Rutan Purworejo Terlibat Jaringan Narkotik

Kepala Rutan Purworejo Terlibat Jaringan Narkotik

SHARE
Lapas Nusakambangan (foto: merdeka.com)
Lapas Nusakambangan (foto: merdeka.com)

Jakarta – Kepala Rutan Klas II B Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto, akan diperiksa dan dipecat secara tidak hormat kerena terlibat jaringan narkotik. Cahyono terlibat bisnis narkotika bersama narapidana LP Pekalongan, Jawa Tengah, yang bernama Christian Jaya Kusuma alias Sancai.

“Irjen (Inspektur Jendral Kemenkumham) sudah memeriksa dan mengusulkan pemecatan dengan tidak hormat. Dan itu sangat pantas,” kata Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, kepada CNNIndonesia.com, Jakarta, Jumat (19/1).

Pada Senin (15/1), Cahyono ditangkap tim BNN karena diduga terlibat Tindak Pidana Pencucian Uang bersama Sancai. BNN mengamankan barang bukti di antaranya bukti transfer dari Sancai kepada Cahyono.

Sancai melakukan transfer uang secara berkala sebanyak 18 kali kepada Cahyono. Dari ke-18 kali tranfer tersebut, total uang yang diterima Cahyono sebanyak Rp313.500.000,00. Cahyono meminta Sancai untuk mentransfer uang tersebut ke rekening SUH dan SUN. Kedua orang tersebut juga menjadi tersangka kasus pencucian uang ini.

Keterlibatan Cahyono diketahui setelah Sancai ditangkap pada (8/11/2017). Pengembangan penyidikan menemukan bukti bahwa Sancai dan Cahyono kenal satu sama lain ketika berada di LP Nusakambangan, Jawa Tengah.

Cahyono menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas pada saat ini. Sementara itu, Sancai adalah narapidana. Diketahui, Sancai masih mengendalikan peredaran narkotik dari dalam Lapas.

“Kita persilakan BNN memproses secara pidana,” kata Yasonna menyerahkan kasus hukum tersebut kepada BNN.

Cahyono, Sancai, dan jaringan pengedar narkotik mereka dijerat dengan asal 3, Pasal 4, Pasal 5 dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta Pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here