Home Berita Pilihan 7.000 Warga Asmat Terjangkit Wabah Campak

7.000 Warga Asmat Terjangkit Wabah Campak

SHARE
Wabah Campak dan Gizi Buruk Serang Warga Asmat Papua (foto: Kompas)
Wabah Campak dan Gizi Buruk Serang Warga Asmat Papua (foto: Kompas)

Palembang – Sebanyak 7.320 warga Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, terkena penyakit campak dan gizi buruk. Jumlah ini diberitakan oleh Menteri Sosial, Idrus Marham.

Para penderita penyakit tersebut sudah mendapatkan bantuan dari Tim Tanggap Darurat Kemensos RI. Sebanyak 175 warga Asmat sudah dirawat inap di RS dan sebagian dirawat di aula gereja Asmat. Sementara itu, 399 lainnya mendapatkan pelayanan rawat jalan.

“Kami berkesimpulan, tahap pertama tim Tanggap Darurat sudah bisa mengatasi gizi buruk dan campak,” kata Idrus di sela acara penyerahan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di lapangan SMAN 1 Palembang, Senin (22/1), dilansir CNN Indonesia.

Kemensos telah mengecek stok bahan makanan di gudang. Rencananya, bantuan makanan akan disalurkan secara bertahap. Tiga ton beras dan makanan siap saji akan segera disalurkan Kemensos RI melalui tim terpadu. Kemenkes, TNI, Polri, dan instansi lain juga akan menyalurkan bantuan.

Idrus juga mengemukakan kendala utama penyaluran bantuan  yaitu transportasi menuju lokasi. Dia mencontohkan, jarak distrik dan kampung satu ke kampung lain harus melalui sungai. Untuk mencapai lokasi tersebut, mereka harus menggunakan speedboat dengan jarak tempuh 1 hingga 3 jam.

Sesuai data Kemensos RI, sebanyak 67 anak meninggal dunia karena wabah penyakit campak dan gizi buruk di empat distrik dan di RSUD Asmat. Ada 37 korban jiwa di Distrik Pulau Tiga, 14 jiwa di Distrik Fayit, 5 jiwa di Distrik Aswi, 4 jiwa di Distrik Akat, dan 4 jiwa di RSUD Asmat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here